Perjalanan Hujan

Perjalanan Hujan

Setelah hujan, pelangi datang

Sempatkan diri kunjungi rumah kecil nan jauh dipelupuk mata

Tanpa tujuan, hingga akhirnya ditinggalkan

Lelah menanti kepastian yang tiada pasti

Kabut datang, gantikan keberadaannya

Berkunjung ke dalam rumah kecil yang tiada bertuan

Bertamu layaknya sang pemilik

Lantas pergi setelah cukup dengan segala perjamuannya

Hujan kembali turun tanpa tahu kapan harus berhenti

Berjuang melawan angin yang bertiup

Berusaha menghapus keberadaan sang kabut

Sampai akhirnya lelah menunggu waktu

Hingga matahari kembali bersinar lagi

Dengan cahayanya ceria menyambut tanah basah

Dengan hangatnya membunuh memori hujan

Sampai buket bunga lili layu dihiraukannya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s