Aku Berguna (?)

Aku Berguna (?)

Pernahkah kamu merasa tidak berguna?

Merasa sedikitpun tidak berarti selama di dunia?

Rabu kemarin, aku pergi berkeliling kampusku. Bukan karena mau, tapi terpaksa. Awalnya setengah hati memang, tapi setelah berjalan cukup jauh aku bahagia. Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari sekedar “jalan-jalan” kali ini. Sayangnya, kami tidak diperbolehkan membawa handphone. Jadi tidak bisa mendokumentasikannya.

Satu hal yang sangat mengganggu selama perjalanan adalah bau tai kambing. Memang rute yang kami lewati adalah kandang-kandang fakultas peternakan, jadi selama perjalanan bau itulah yang setia mendampingi. Bau yang menurut kita mengganggu. Bau yang sangat dihindari banyak orang. Tapi begitu berarti bagi anak peternakan, “bau uang”! Benar, menurut mereka itu bau uang. Jadi terpikir olehku, sungguh bermanfaatnya makhluk ruminansia ini. Sampai-sampai hasil pembuangannya pun bernilai jual tinggi.

Berpikirlagi? Apakah aku seperti itu? Apakah tubuh ini berguna selama di dunia? Apa saja yang pernah aku perbuat hingga orang menganggap aku ada? Bermanfaatkah aku?

Seketika mendapat pencerahan dari salah satu dosen biologi tercinta, Bapak Windra yang merupakan lulusan SITH ITB jurusan yang sempat aku idam-idamkan, dulu.

“Janganlah bersedih hati kalau kalian merasa tidak berguna di dunia ini, karena ketika kalian mati dan diurai oleh dekomposer, kalian menjadi nutrisi bagi tanaman.”

Agak konyol, tapi benar juga.

Setuju pak!

 

sekian,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s