Kesalahan yang Sama

Kesalahan yang Sama

Hari ini, masih sama.

Masih sedingin hari kemarin, meski matahari tetap bersinar seperti hari biasa.

Masih tetap turun naik, suhu badan karena ulah virus itu.

Pulang tinggal pulang, tak selama 24 jam lama perjalanannya. Bahkan cukup sepertiga hari kamu sudah sampai. Namun tak semudah saat kamu mengatakannya, tanggung jawabku dipertaruhkan. Harga diriku yang menjadi taruhan. Sedangkan di sisi lain, kesehatanku juga semakin terabaikan.

Semakin kau perparah lagi dengan menghilangnya keberadaanmu. Bila tau begini, seharusnya pelangi itu tak ku biarkan menghilang lagi. Si bunga lili tak ku biarkan layu kembali

Cukup tanya kabar, bisakah?

Sia-sia ku ungkit hari ini, esok pun pasti sama hanya orangnya yang berbeda dengan penyesalan yang serupa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s