Tahu tapi tak mau tahu

Tahu tapi tak mau tahu

Tuhan, amalan apalagi yang kurang?
Amalan mana lagi yang harus ku tingkatkan?
Bagai menuangkan minyak diatas kobaran api, selama ini aku hanya membuat dosa itu semakin membara sehingga mengikis amalan-amalan ku.

Tuhan, aku harus apa?
Kian hari usiaku bertambah namun akal ini tak semakin dewasa. Hati ini juga menjadi sekeras batu, tak peka dengan segala yang ku lukiskan. Bersikap masa bodo dan acuh tak acuh akan segala kezaliman yang kulihat dengan mata yang diberikan-Nya, melakukan sesuatu tanpa pikir panjang dengan tangan dan kaki yang telah dikaruniai-Nya. Hanya dengan seribu satu alasan “mengikuti mode”, ku korbankan segala pencapaian. Menganggap itu benar karena semua menerimanya, tanpa berpikir ada dia yang maha tau.

Membuang segala prinsip yang telah ku tegakkan dengan susah payah, yang telah ku susun sedemikian rupa hanya demi kenikmatan duniawi yang fana. Dengan segala ego berjuang demi mendapatkan sebongkah hati yang tak sesuci pemilik hati seluruh insan yang ada di bumi. Sampai mengejar kenikmatan yang tiada berarti dengan mengorbankan surga-Nya. Bodoh memang aku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s